Harga telur ayam di Gunungkidul dalam beberapa waktu terkahir mengalami kenaikan.


Hal tersebut diakui oleh Subandi selaku ketua paguyuban ayam petelur Gunungkidul.


Dikutip dari tribun jogja, Subandi menuturkan kenaikan harga telur terjadi sejak pertengahan Desember 2021.


Subandi memperkirakan ada sekitar 20-30 persen peternak kecil yang gulung tikar akibat terdampak PPKM, hal ini sangat berpengaruh terhadap ketersediaan telur di pasaran.


Setelah PPKM melonggar, permintaan pasar pun kembali naik. Akan tetapi persediaan telur di pasaran terbatas sehingga menyebabkan harga telur naik begitu signifikan.