Ilustrasi uang - JIBI/Bisnis/Paulus Tandi Bone
Ilustrasi uang - JIBI/Bisnis/Paulus Tandi Bone


Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menanggung gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau di kenal dengan p3k. 

Saat pembukaan lowongan, kemendikbudristek dan pendidikan tinggi membuka harapan supaya beban gaji di tanggung pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mwngatakan bahwa rekutmen p3k pada tahun 2021 terdiri dari guru dan nonguru. Total gaji yangi di sediakan mencapai Rp.29 Milyar.

Saat persiapan rekrutmen, ada harapan gaji pegawai ini di tanggung pemerintah pusat. Harapan ini di sambut baik oleh Kemdikbudristek dan pendidikan tinggi selaku penyelenggara.

Dikutip dari harianjogja permintaan agar gaji P3K agar ditanggung Pemerintah Pusat karena kemampuan keuangan daerah yang terbatas. Ia mencontohkan, Pendapatan Asli Daerah yang dimiliki hanya sekitar Rp250 miliar. Jumlah ini hanya mampu membiayai belanja rutin Pemkab sebesar 16,8%.

Meski demikian, lanjut Drajad, permohonan agar gaji P3K ditanggung Pemerintah Pusat tidak disetujui oleh Kementerian Keuangan. Hal ini terlihat dari dana transfer dari Pemerintah Pusat yang tidak beda jauh dengan yang diberikan di 2021.

“Masih sama sekitar Rp1,9 triliun. Harapannya dengan rekrutmen P3K bisa ada tambahan untuk menggaji, tetapi ternyata tidak ada,” ungkapnya.

Drajad mengaku sudah membuat penghitungan terkait dengan gaji P3K. Untuk penggajian, Pemkab sudah mengalokasikan dan siap diberikan mulai tahun ini. “Dengan gaji dibebankan ke Pemkab, jelas memberatkan. Sebab, kami harus mengorbankan kegiatan lain untuk menutupi beban gaji P3K,” katanya.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Kisworo. Menurut dia, saat persiapan rekrutmen P3K guru ada komitmen dari kementerian membantu untuk penggajian. Terlebih lagi, proses rekrutmen juga langsung ditangani Pemeritah Pusat.

Meski demikian, sambung Kisworo, janji tersebut tidak terealisasi karena beban gaji tetap dibebankan ke pemkab. Meski demikian, ia mengaku masih bersyukur karena yang direkrut tidak sebanyak daerah lain karena ada yang merekrut 3.000 P3K guru.

“Di Gunungkidul hanya 1.258 lowongan dan untuk gaji sudah dipersiapkan, walaupun harus memindahkan program lain guna memenuhi kewajiban ini,” katanya.